Catatan Pendidikan di Era Pandemi

frasa_catatan2buku

Pandemi Covid-19 menghadirkan berbagai tantangan kebiasaan baru dalam berbagai sektor dan yang paling terpengaruh salah satunya adalah pendidikan. Dalam pelaksanaannya pada berbagai tingkat pendidikan, pembelajaran daring ataupun BDR (Belajar Dari Rumah) menghadirkan pula persoalan bagi semua komponen dari siswa, guru, dan orang tua. Ini pula yang dituliskan secara gamblang oleh para penulis yang terdiri dari 11 guru, seorang nonguru, dan seorang siswa.

Dari berbagai perspektif para penulis kita akan memahami bahwa pendidikan haruslah tetap berjalan meskipun kondisi dunia berubah. Hal itulah yang menegaskan bahwa sejatinya pendidikan ada untuk menyiapkan setiap insan menghadapi segala perubahan yang akan datang. Tak hanya persoalan, gagasan-gagasan baru tentang metode pembelajaran dan pola pikir pendidikan masa depan akan tersampaikan melalui kumpulan tulisan Guru Juga Bisa (Me-) Nulis Jilid pertama ini. 

Mencatat segala tantangan pembelajaran di masa pandemi dari perspektif guru, siswa, dan masyarakat.

Inovasi metode pembelajaran dan pola pikir pendidikan di masa depan.

Sarana guru mengekspresikan pengalaman dan pemikiran dalam tulisan yang dibukukan.

Tim Penulis

Seorang Guru Sosiologi SMA Bina Insani yang saat ini aktif di berbagai organisasi sebagai pengurus yaitu di MGMP Sosiologi Kota Bogor, Tim Pengelola Pendampingan Masyarakat Sekampung Berkebun (SEKEBUN), dan Gerakan Literasi Nasional (GLN) Tingkat Kota Bogor. Saat ini, mengembangkan keahlian menulisnya dengan terus berkarya membuat buku. Pernah beberapa kali menjadi narasumber dalam Kelas Menulis.

Pekerjaan saat ini adalah ASN guru SMPN 43 Bandung yang berada di pusat kota Bandung. Hobi jalan-jalan dan kuliner karena kondisi pandemi hobi itu berhenti sekarang mencoba mengikuti webinar-webinar yang berkaitan dengan kegiatan menulis untuk belajar menyukai menulis dan mudahan bisa menjadi jalan untuk meningkatkan keterampilan menulis baik untuk diri sendiri maupun sebagai pembelajaran di sekolah.

Saat ini sebagai kepala sekolah di salah satu sekolah swasta di BSD, Serpong Tangerang Selatan. Sejak sekolah hobi membaca berbagai macam buku dan selalu bercita-cita bisa menulis sebuah buku untuk berbagi pengalaman perjalanan Selain hobi menulis, juga hobi menyanyi, sering mengikuti pelatihan menulis yang tujuannya untuk mengembangkan keterampilan menulis siswanya di sekolah. 

Putri sulung dari 3 bersaudara ini lahir dari pasangan yang bernama S.Yusuf Hidayatullah yang juga seorang pengajar di salah satu SD di Cianjur. Pada 2007 berkuliah di Universitas Suryakancana Cianjur dan mengambil prodi Bahasa dan Sastra Indonesia. Kini bekerja sebagai guru Bahasa Indonesia di SMPS Al-Ma’shum Mardiyah Cianjur.

Lebih akrab dipanggil Lariks. Saat ini tercatat sebagai siswa di SMK Negeri 2 Cimahi Jurusan Multimedia. Di sekolahnya bergabung dalam organisasi Kamarung Animasi. Beberapa karya yang telah dibuat, diantaranya: novel remaja “Ruang Tak Bersekat”, dan sudah membuat sebuah film animasi pendek dengan judul “Lima Pilar” bersama Kamarung Animasi.

Aktifitas sehari-harinya adalah sebagai pekerja sosial masyarakat yang berjuang pada lingkup desa dan kecamatan. Karya cerpennya pernah dimuat di media masa juga dibukukan dalam antologi Bersama.

Anak ke 3 dari 5 bersaudara ini berprofesi sebaga guru honorer di sebuah sekolah swasta, Sempat tergabung dalam komunitas seni di kampus bernama Teater Biroe dan pengembangan diri di Sanggar Baraya Anjang-anjangan.

Pekerjaannya sebagai guru di SMPN 25 Bandung. Memiliki hobi membaca novel dan membuat cake. Selain mengajar, penulis juga menjadi Pembina Ekstrakurikuler Jurnalistik di SMPN 25 Bandung. Salah satu buku antologi cerpen Bersama yang pernah dibukukan berjudul “Perjanjian Sahabat” tahun 2018 yang diterbitkan oleh Geliat Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Pekerjaan saat ini adalah guru matematika di SMA Tunas Unggul. Memiliki hobi membaca, menulis dan mengajar. Bacaan favoritnya berkenaan dengan pengembangan diri, matematika dan kurikulum.

Pengguna nama pena Mustafa Sind ini, bekerja sebagai guru di salah satu sekolah swasta Kota Bandung. Memiliki berbagai minat di dunia kreatif. Tentu menulis dan membuat videografi menjadi salah satu bidang yang digelutinya selain mengajar. Dari minat tersebut, tengah merintis kanal media pembelajaran bahasa Indonesia di YouTube dengan nama Guru Bindo serta berpartisipasi di kerja-kerja kreatif bersama Frasa Media.

Lulus pada 2015 dari Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah UPI. Saat ini menjadi seorang pendidik di salah satu sekolah menengah pertama di Kota Bandung. Pada 2018, cerpen yang berjudul “Sakompet Daun” menjadi juara harapan ketiga dalam lomba menulis cerpen yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung.

Pekerjaannya saat ini adalah ASN guru SD. Memiliki hobi menulis. Dari hobinya itu lahirlah buku pertamanya berupa antologi puisi pada tahun 2017 berjudul “Cinta Tanpa Judul”. Pada tahun 2019 lahir buku antologi puisi keduanya berjudul “Mari Bercinta Suamiku”. Masih ditahun yang sama, ia mengeluarkan buku antologi puisi “Untuk Lelakiku”. Bersama murid-muridnya ia pun mengeluarkan buku antologi puisi yang diberi judul “Mencintaimu”.

Sejak kecil sudah memiliki hobi membaca dan menulis “diary”. Kini sebagai guru bahasa Indonesia di SMA Pribadi Bandung. Beberapa buku antologi puisi pernah dibuat bersama rekan guru di sekolahnya seperti “Selimut Sajak di Angan Cipta dan “Pergi ke Ladang Mimpi”. Guru yang senang jika siswanya memiliki motivasi berpikir kritis, kreatif dan inovatif ini sering mengajak siswanya untuk membuat proyek yang berhubungan dengan pembelajaran dapat dilihat di laman sosial media dan Youtube.

frasa_catatan1buku

Tebal: 116 hlm.
Ukuran: 14×20 cm
Kertas: Bookpaper
Sampul: Softcover
ISBN: 978-623-95870-2-4

WeCreativez WhatsApp Support
untuk pemesanan buku
👋 chat via WhatsApp