“Nikmati kopimu dengan waras,
semoga syukurmu semakin deras.”

- Secangkir Syukur

Terima kasih Pandemi, keadaan ini akhirnya mempertemukan saya dengan Frasa Media yang menuntun jemari untuk menuangkan segala pikir dan rasa pada tiap-tiap halaman. Jika niat selalu terkendala dengan berbagai hal, maka “memulainya” adalah langkah yang harus dilakukan. Kali ini, segala cerita mulai terangkum dengan utuh meski belum sempurna. 

Namun, satu hal yang saya sadari, bahwa tiap dari kita selalu memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya. Jika tidak hari ini, maka besok. Jika tidak besok, lusa, minggu, bulan, atau mungkin tahun depan. Selama mampu memelihara mimpi untuk mewujudkannnya, maka genggamlah terus, hingga waktu bisa mempertemukan dengan siapa dan pada apa kita mewujudkan mimpi tersebut.

Saya percaya, setiap dari kita memiliki keraguan. Namun, saya juga percaya, setiap dari kita memiliki kemampuan dalam meyakini sesuatu. Yakini saja, bahwa tidak ada yang tidak mungkin atas segala harap.

“Jika hidup tak kenal dengan rasa sedih, maka itulah keinginan terbesar pada setiap manusia. Bahagia terus, tanpa tapi, tanpa jeda. Jika hidup tak kenal dengan amarah, maka itulah harapan terbesar setiap manusia yang kerap kali mendamba kedamaian di muka bumi ini. Iya, siapa yang tidak ingin bahagia. Aku, tentunya. Dan kuyakin, kalian juga. Sayangnya, selama kita hidup, maka selama itu pula harapan dan impian yang indah akan berbanding lurus dengan kekecewaan dan kesedihan yang silih berganti. Namanya juga, hidup! ***

Perempuan di Sudut Kedai Kopi

Mira Sahid

Kumpulan kisah hidup yang related dengan kehidupan sehari-hari

Mengajak lebih banyak perempuan untuk mencintai diri dan berdamai dengan keadaan

Gaya penceritaan yang ringan dan mengalir

Mira Sahid

Lahir di Bandung, 10 Maret 1981. Penulis telah menyelesaikan studinya di jurusan Bahasa dan Satra Indonesia, FKIP – Universitas Pasundan Bandung.. Pernah menulis opini di di surat kabar dan tulisan lain yang tersusun secara berkala melalui blog www.mirasahid.com. Saat ini aktif sebagai Founder Kumpulan Emak Blogger, Wakil Ketua Umum Gerakan Nasional Literasi Digital (Siberkreasi) periode 2019-2021, Pelatih Yoga, dan Licensed STIFIn Promotor.

Rp 65.000

Tebal: 100 hlm.
Ukuran: 14×20 cm
Kertas: Bookpaper
Sampul: Softcover

WeCreativez WhatsApp Support
untuk pemesanan buku
👋 chat via WhatsApp